OJK Temukan Enam Perusahaan Investasi Ilegal

Placeholder
Ekonomi

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi atau Satgas Waspada Investasi kembali menemukan enam kegiatan usaha penawaran investasi yang tidak memiliki izin dari otoritas mana pun dalam menawarkan produknya yang berpotensi merugikan masyarakat.

"Untuk itu, OJK dan Satgas Waspada Investasi menyatakan keenam perusahaan tersebut sebagai perusahaan investasi yang ilegal dan harus menghentikan kegiatan usahanya untuk memberikan perlindungan hukum kepada masyarakat, khususnya konsumen di sektor jasa keuangan," kata Ketua Satgas Waspada Investasi OJK Tongam L. Tobing, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Rabu (11/1/2017).

Keenam perusahaan tersebut adalah PT Compact Sejahtera Group dalam hal ini Compact500 atau Koperasi Bintang Abadi Sejahtera atau ILC, PT Inti Benua Indonesia, PT Inlife Indonesia, Koperasi Segitiga Bermuda/Profitwin77, PT Cipta Multi Bisnis Group, dan PT Mi One Global Indonesia.

"Kegiatan keenam perusahaan tersebut selama ini sudah menjadi perhatian dan pemantauan oleh OJK dan Satgas Waspada Investasi karena informasi yang disebarkan enam perusahaan tersebut melalui berbagai media sosial baik cetak maupun elektronik," jelas dia.

Ilustrasi OJK (ANTARA FOTO/Fanny Octavianus)

OJK dan Satgas telah melakukan upaya pemeriksaan terhadap keenam perusahaan dan berdasarkan aturan hukum yang berlaku menyatakan keenam perusahaan harus menghentikan kegiatan usahanya. OJK dan Satgas Waspada Investasi mengimbau kepada masyarakat agar sebelum melakukan investasi untuk melakukan hal-hal sebagai berikut.

"Memastikan perusahaan yang menawarkan investasi tersebut memiliki izin usaha dari otoritas yang berwenang sesuai dengan kegiatan usaha yang dijalankan. Kedua, memastikan bahwa pihak yang menawarkan produk investasi, memiliki izin dalam menawarkan produk investasi atau tercatat sebagai mitra pemasar," tegasnya.

Jika menemukan tawaran investasi yang mencurigakan, dirinya menambahkan, masyarakat bisa mengkonsultasikan atau melaporkan kepada Layanan Konsumen OJK. Masyarakat juga bisa melihat langsung daftar perusahaan yang tidak terdaftar dan tidak berada di bawah pengawasan OJK, yang dimuat di laman sikapi uangmu OJK.



Warta Sejenis

memuat...

Warta Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!