• Berita Ekonomi
  • OJK Imbau Masyarakat Jangan Mudah Tergiur Imbal Hasil Tinggi

OJK Imbau Masyarakat Jangan Mudah Tergiur Imbal Hasil Tinggi

  • OJK Imbau Masyarakat Jangan Mudah Tergiur Imbal Hasil Tinggi
  • OJK Imbau Masyarakat Jangan Mudah Tergiur Imbal Hasil Tinggi
Ekonomi

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta masyarakat untuk mewaspadai tawaran investasi bodong, dengan tidak mudah tergiur imbal hasil yang tinggi dan berani mengecek status perizinannya ke layanan OJK.

Anggota Dewan Komisioner OJK bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Kusumaningtuti Sandriharmy, mengatakan jika ada lembaga yang berani menawarkan imbal hasil di luar batas kewajaran maka masyarakat harus hati-hati.

"Misalnya imbal hasil saham saja setahun itu 20 persen, kalau mereka (investasi bodong) menjanjikan 10 persen per bulan, maka harus hati-hati," ujar Tituk sapaan akrab Kusumaningtuti, Jakarta, Kamis (5/1/2016).

Selain mencurigai imbal hasil yang tidak wajar, kata Tituk, masyarakat juga harus berani bertanya kepada OJK melalui layanan telepon ke 1500655 terkait perizinan dari lembaga tersebut.

"Untuk mengetahui dia mendapatkan izin dari OJK atau tidak, paling mudah menghubungi OJK, tinggal sebutkan namanya (lembaga tersebut) apakah dapat izin atau tidak, kemudian bisa juga mengecek di website IAP (Investor Alert Portal), disana ada 78 list investasi ilegal," tutur Tituk.

Sementara mengenai program edukasi kepada masyarakat, Tituk menjelaskan, saat ini OJK menggandeng lembaga keuangan dalam memberikan pengetahuan kepada masyarakat sembari dikenalkan berbagai produknya.

"Jadi perbankan mengenalkan produk-produknya, dan menjelaskan bagaimana mengakses produk bank dan lain-lainnya," tuturnya.




Warta Sejenis

memuat...

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!